Eco Enzyme

Bismillah

Sharing sedikit cara pembuatan Eco Enzyme (EE) ya… sudah banyak artikel dan sumber informasi mengenai pembuatan EE ini. Ini hanya berbagi pengalaman saja, untuk skala rumah.

EE adalah cairan alami serba guna yang merupakan hasil fermentasi dari 1 bagian Gula : 3 bagian Kulit buah/sayuran : 10 bagian Air bersih

Lama pembuatan 3 bulan di wilayah tropis dan 6 bulan di wilayah sub tropis

Cara pembuatan ada di keterangan setiap gambar .. Punya stok kulit jeruk dan kulit pisang.
tips untuk menyimpan kulit jeruk : kumpulkan kulit jeruk, simpan dalam wadah tertutup di freezer. Kapan mau dipakai, tinggal ambil.

Gula aren 100gr ..
Abaikan data timer di sebelah kiri, tetiba timbangan dapur entah kemana. Jadi kali ini pakai timbangan kopi 🤭..upss muup.
150gr kulit pisang + 150gr kulit jeruk
Air 1000ml (1ltr)
100 gr gula aren larutkan dengan air dari 1liter tersebut
300 gr kulit buah yang sudah di iris kecil
Wadah plastik 1.5ltr
Masukkan ke dalam wadah plastik, beri label supaya mudah mengingat kapan waktunya panen.
Akan terjadi proses gas dalam botol, sehingga perlu botol plastik yang kuat.
Tips supaya botol tidak meledak, tiap hari di pekan pertama, buka pelan pelan tutup botol, lakukan 3-4x sehari. Atau, jangan tutup terlalu rapat, longgarkan tutup botolnya supaya gas bisa pelan pelan keluar.
Setelah lewat 7 hari, buka tutup botol 1x sehari .. setelah 3 pekan, gas sudah tidak ada. Tinggal tunggu panen saja.
Dengan wadah botol ini, biasanya tidak terjadi proses adanya lapisan jamur Pitera dan lapisan Mama Enzyme

Barisan EE hasil panen.
Salah satu manfaat ampas dari EE, dapat digunakan untuk membersihkan saluran closet, tidak perlu beli EM4 closet lagi ☺️.
Caranya, blender ampas, lalu tuangkan ke dalam closet pada malam hari.
Warna EE bervariasi dari coklat muda hingga coklat tua, bergantung pada jenis sisa buah dan jenis gula yang digunakan.

Tips :

  • volume maksimal air = 60% volume wadah
  • gunakan wadah plastik kedap udara
  • kategori kulit buah : gunakan kulitnya saja, buahnya kita makan, jangan maksa beli buah hanya untuk bikin EE ya. Kategori, tidak busuk, tidak berjamur dan tidak diolah/dimasak/digoreng dsb.
  • kulit buah : di potong potong sesuai dengan ketersediaan. Kalau wadahnya botol plastik, potongan kulit buah harus kecil, supaya nanti ampas ketika panen tidak sulit untuk di keluarkan.
  • gula alami, tidak disarankan gula pasir krn sudah mengalami proses kimiawi
  • simpan di tempat teduh, memiliki sirkulasi udara yang baik, jauh dari wc, tong sampah, dan bahan bahan kimia.

Pemanenan :

  • setelah 90 hari EE siap di panen dengan cara di saring dan disimpan dalam wadah tertutup
  • larutan EE tidak memiliki kadaluarsa
  • disarankan untuk dikemas dalam botol botol kecil untuk alasan kepraktisan dan menjaga kualitas

EE yang baik, memiliki aroma asam segar khas fermentasi

EE aromatik,
Untuk menghasilkan EE beramora segar, gunakan kulit buah keluarga jeruk. Aroma EE juga dapat dibuat dengan menambahkan 10% bahan aromatik pada larutan EE lalu fermentasi kembali selama 1 bulan. ( Contoh bahan aromatik : mint, sereh, kemangi, daun pandan, rosemary, daun jeruk purut, bunga bungaan )

Manfaat EE itu apa ? Banyak sekali, baik manfaat sehari hari, manfaat untuk udara, air dan tanah…. Tidak dibahas sekarang yaa

Sayangi Bumi, Sayangi Diri.
Semoga hal kecil yang kita lakukan dengan sepenuh hati, bisa membawa kebaikan …

Unknown's avatar

Author: Erni Bugnie

Panggil saja 'Nie Just simple person, maunya jadi orang yg sabar. Rasa sabar tidak menjanjikan bahwa kita akan memiliki sesuatu pada akhirnya. Tidak bisa. Tapi rasa sabar, bisa menjanjikan ketentraman di hati, apapun yang terjadi, termasuk jika gagal memiliki semuanya.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started