Work-Life Balance Itu Katanya, Tapi Tagihan Jalan Terus

Katanya hidup itu harus work-life balance. Kerja iya, hidup iya, biar seimbang. Teorinya cakep banget, apalagi kalau ditulis di slide motivator dengan font gede dan gambar orang yoga di pantai. Nyatanya? Seimbang dari mana? Kalau gaji sebulan cuma numpang lewat kayak iklan YouTube, siapa yang bisa sok-sokan hidup balance?

Hidup itu nggak kayak timbangan pasar yang bisa yang bisa ditambahin beban biar jarumnya pas. Hidup lebih mirip saldo rekening: manis di awal bulan, ngenes di minggu kedua, terus tinggal serpihan di minggu ketiga. Jadi kalau ada yang bilang, “Harus seimbang dong antara kerja dan hidup,” ya boleh sih, asal dia siap nraktir kopi tiap nongkrong..

Perubahan itu keniscayaan, kata para filsuf. Tapi di dunia nyata, perubahan yang paling rajin itu harga cabai sama tarif ojol. Kita bisa bikin jadwal rapi pake Google Calendar, tapi hidup punya cara sendiri buat ngerusak. Lagi Zoom meeting, eh tukang sayur lewat. Lagi deadline, anak malah ngajak main. Lagi ngetik serius, listrik mati. Ya Allah… balance dari mana coba?.

Realitanya, dunia memang nggak adil. Ada orang yang bisa healing ke Bali tiap bulan, ada juga yang healing-nya rebahan sambil scroll TikTok, itu pun kuota habis sebelum hatinya sempat sembuh. Jadi daripada maksa semua seimbang, mending jujur aja: hidup itu soal prioritas. Mana yang penting, itu duluan. Sisanya? Nunggu gilirannya, kayak antre di warung bakso pas jam makan siang.

Ambil contoh ibu bekerja. Pagi-pagi harus masak, siapin anak, masuk kerja, rapat, laporan. Pulang masih harus senyum ke suami. Bagus sih kalau bisa. Tapi kalau masakan gosong, laporan telat, anak ngamuk—apakah dunia kiamat? Enggak. Itu manusiawi. Hidup bukan lomba 17-an yang semua cabang harus dimenangin. Kadang kalah tarik tambang juga nggak apa-apa.

Generasi sekarang juga sama aja. Semua serba instan. Pengen sukses, cantik, kaya, bahagia… semua dalam sekali tekan tombol. Padahal, bahkan Indomie aja butuh lima menit direbus. Kalau nggak ada air panas? Wassalam. Jadi jangan sok-sokan pengen hidup instan sempurna, nanti ujungnya malah gosong kayak mie kelamaan di panci.

Tren populer juga nggak kalah bikin pusing. Ada jargon self-love, healing, me-time, balance. Bagus sih, tapi kalau ditelan mentah-mentah bisa bikin sakit perut. Orang sibuk ngejar self-love, tapi lupa bayar cicilan. Ngejar healing, malah stress mikirin biaya hotel. Ngejar me-time, tapi baru duduk sebentar udah dipanggil grup WA kerja. Lah, me-time di mana?

Makin ke sini, makin jelas kalau work-life balance itu mirip mantan: manis di awal, bikin senyum-senyum sendiri, tapi ujungnya nyisain sakit kepala. Jadi jangan buang energi buat cari “keseimbangan” yang nggak akan pernah ada. Mending buang energi buat nyari strategi prioritas. Mau fokus kerja? Silakan. Mau fokus keluarga? Monggo. Mau fokus nabung biar bisa beli ayam goreng tiap minggu? Itu juga prioritas. Yang salah itu kalau maksa semua harus mulus dan rapi, kayak iklan sabun.

Pada akhirnya, hidup itu bukan tentang seimbang, tapi tentang berani bilang “Oke, bulan ini prioritas gue bayar listrik dulu, healing belakangan.” Karena jujur aja, tenang pikiran itu datang bukan dari pantai Bali, tapi dari notifikasi listrik PLN yang bilang “tagihan sudah dibayar.” Jadi kalau ada yang masih ngeyel bilang “hidup harus balance,” kasih aja timbangan pasar. Suruh ukur, seimbang nggak antara gaji sama biaya hidup? Kalau belum, udah lah, jangan banyak teori. Hidup itu bukan seminar motivasi. Hidup itu warung kopi: kadang manis, kadang pahit, tapi selalu enak kalau bisa ditertawakan bareng-bareng.

Berkebun kembali

Setelah banyak aktivitas lain yang lalu lalang dan membuat penat, sehingga terbengkalailah apa yang disukai adalah sebuah perjuangan. Maka tempat kembali yang baik adalah bersama mereka, barisan para hijau. Yes, berkebun kembali.

Menanam harapan kembali dan tetap belajar tentang kesabaran dan ketekunan.

Benihnya sisa taun taun sebelumnya, tetap disimpan di dalam wadah tertutup, dan tempatkan dalam kulkas. Walaupun sudah expired, insya allah tetep tumbuh, Alhamdulillah.

semai dengan media tanam seadanya, belum punya pupuk kandang, kompos dan poc.

Ketika tidak dirawat, hasilnya adalah kekacauan, hehehe. Lengkap dengan musim kemarau panjang, membuat tanaman semuanya tewas, tidak bersisa. Sedih ketika tiba di rumah setelah beperjalanan lama, yang didapat adalah tanaman kering semua, hadududu…
Yang agak berat dilakukan adalah mengolah kembali media tanam, membersihkan semua rumput dan tanaman kering, menyiapkan kembali media tanam yang terbatas pula, tapi tenang, semangat tanpa batas.

kehancuran yang hakiki, haduh halah ini sih

Dimulai tanggal 26 Agustus, bebenah setiap hari tetap dikerjakan, tidak ngoyo, semampunya. Menyesuaikan dengan cuaca dan suhu yang ekstrim. Semuanya berproses. Ketekunan pada dasarnya tidak disukai oleh hawa nafsu manusia. Maka butuh bersabar untuk dapat berusaha dan terus mencoba lagi walaupun berkali-kali gagal. Kesabaran itu sulit, kecuali orang yang dirahmati oleh Allah. Maka saya banyak berdoa memohon pertolongan kepada Allah dalam setiap hal, termasuk berkebun kembali.

Para bayi hijau sudah mulai tersenyum, sama seperti saya, tersenyum melihat mereka

Dan sebulan kemudian, 26 September sudah mulai terlihat lebih rapi, meskipun tanamannya belum terlihat menghijau karena masih bayi, dan banyak benih yang belum muncul daun sejatinya, karena semua dikerjakan bertahap dan akan terus dikerjakan. Semoga kedepannya bisa lebih konsisten yaa, itu satu kata yang syulit sekali dilakukan untuk berkebun, karena banyak belokan sana sini yang harus dilalui dan dilakukan, hahaha.

tetap belajar berkebun, belajar tentang kesabaran dan ketekunan

Tanam sehingga hatimu sendiri akan tumbuh.

Gardening simply does not allow one to be mentally old, because too many hopes and dreams are yet to be realized.” – Allan Armitage

Semoga Allah mudahkan kita berkarya dan menjauhkan kita dari hidup yang tidak bermanfaat dan tak berkarya, sehingga isinya bukan hanya keluhan dan hal tak penting. Karena akal fikiran manusia jauh lebih canggih.

Tanam sekarang, supaya bisa panen esok hari.

Aspasia Coffee – part 2

Postingan tentang kedai kopi sebelumnya, Aspasia Coffee jauh dari tuntas, mari lanjutkan walaupun tidak akan tuntas juga, haha..

Bicara tentang dunia usaha, sebagai pengelola dan pemilik usaha atau pelaksana usaha kecil wirausaha dapat memilih dan melakukan tiga cara yang dapat dilakukan oleh seseorang apabila ingin memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha yaitu:

  1. Merintis usaha baru (starting)
  2. Dengan membeli perusahaan orang lain (buying)
  3. Kerjasama manajemen (franchising)

Kami melakukan merintis usaha baru untuk Aspasia Coffee, diawali dengan adanya ide, mencari sumber dana dan fasilitas barang, uang, dan orang, memperhatikan pasar dan peluang pasar.

Ngopi di Hutan

Sebagai orang yang terbiasa bekerja pada perusahaan, dan belum pernah punya pengalaman memiliki usaha sendiri, tentu perlu mempelajari segala hal terkait wirausaha.

Yang kami lakukan adalah fokus turun tangan secara langsung, mulai dari pembangunan sarana, alat dan bahan, pengetahuan tentang produk, mencari supplier, bekerjasama dengan mitra, teknis produksi, hubungan konsumen, struktur biaya, dan sebagainya.

Perjalanan ini sungguh tidak mudah, saya yakin bahwa semua pelaksana usaha kecil memiliki ciri khas dan perjuangannya masing-masing. Alhamdulillah, dirintis mulai pertengahan tahun 2017 dan sampai saat ini tahun 2023 Aspasia Coffee masih tetap berjalan. Semoga masih tetap bertumbuh di tahun tahun mendatang.

Salah satu usaha menciptakan etika bisnis yaitu dengan cara memelihara kesepakatan atau menumbuh kembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati, pada pelaksanaannya ini merupakan salah satu kendala yang sering dihadapi.

Bahasa kasarnya, kalau belum pernah ditipu atau belum pernah rugi, belum dianggap sebagai wirausahawan. Maka jika ada pertanyaan, pernah ditipu? pernaahhh. Pernah rugi? sering. hahaha. Jadi hal terberat lainnya adalan menumbuhkan mental Kewirausahaan.

Banyak hikmah dan pelajaran yang didapat dari hal ini, dan tentu kami sangat bersyukur atas segala sesuatunya.

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HR Muslim)

Tomat Cherry Rojita dan Golden Sweet

Bagi penyuka tomat cherry, mungkin sudah terbiasa melihat atau mengkonsumsi tomat cherry entah untuk campuran salad atau langsung dimakan begitu saja. Bentuknya ada yang bulat ataupun lonjong, baik berwarna orange kemerahan ataupun kuning. Hanya saja, jarang ditemukan di pasar tradisional biasa, lebih banyak ditemukan di supermarket.
Jadi, mari kita tanam sendiri, supaya bisa panen Tomat cherry …yeaayyy

Kali ini tentang 2 macam Tomat Cherry, keduanya sama sama manis, berbentuk lonjong namun berbeda warna. Rojita berwarna orange kemerahan, Golden Sweet berwarna kuning, bentuknya sedikit lebih lonjong panjang.

Bagaimana cara menanamnya? # Semai dari benih
Suka ada yang gagal tumbuh ga? # Sering ..
Lalu gimana? # Ga gimana gimana, semai lagi dan tetap semangat, haha
Semai benihnya berapa banyak? # biasanya hanya 3-5 benih saja

Semai 5 benih, tumbuh kelimanya ..alhamdulillah

Benihnya dari mana? #Beli online, hehe ..
Kenapa hanya sedikit semainya? #Semai berkala, supaya bisa panen berkala juga, sesuaikan dengan ketersediaan lahan dan kebutuhan konsumsi keluarga, Sebagian lainnya bisa dibagi bagi juga.

Ini benih yang saya gunakan, tidak ada unsur promosi, hanya sekedar berbagi pengalaman saja.

Media tanamnya apa?#Tetap pakai tanah, sekam bakar dan pupuk kandang, 1 : 1 : 1
Media tanamnya harus baru?# Tidak selalu, bisa menggunakan sisa media tanam sebelumnya, hanya perlu diperhatikan untuk mengolah terlebih dahulu. Lihat postingan sebelumnya, di link https://wordpress.com/post/bugnie.home.blog/330
Kenapa perlu rotasi tanaman di kebun? #Diantaranya untuk mengurangi intensitas serangan hama dan penyakit, untuk meningkatkan kesuburan tanah, sebagai pen’stabil’ ekosistem mikro, dan supaya bisa panen aneka sayur buah/sayur daun. Jadi buat saya di kebun dengan lahan terbatas, tanam sayur buah hanya satu, dua atau maksimal 3 pohon, itu sudah cukup. Sayur daun biasanya lebih banyak ditanam dan disemai berkala.


Baiknya pada musim apa tanam tomat? #Cenderung lebih maksimal hasilnya bila ditanam di musim kemarau atau menjelang kemarau
Kenapa? # Karena, bila ditanam di musim hujan, resiko terkena penyakit lebih besar menyerang pada daun dan buah, dibandingkan pada musim kemarau

Pupuknya apa saja? # Pupuk kandang bisa dilakukan di awal, diaduk bersama dengan media tanam, kemudian selanjutnya berkala pada masa pertumbuhan bisa diberi pupuk organic cair, dan ketika masuk fase generative/ masa berbunga, bisa diberi pupuk organic cair dari kulit pisang yang di blender, atau bisa pupuk padat kulit pisang, juga cangkang telur yg telah dihaluskan. (bisa dilihat pada postingan sebelumnya, link : https://wordpress.com/post/bugnie.home.blog/185 atau postingan lainnya pada link https://wordpress.com/post/bugnie.home.blog/228

Berapa lama dari semai sampai bisa di panen? #tergantung kondisi, tapi normalnya 2 bulan dari semai, sudah bisa mulai di panen.
Bagaimana proses panennya ? #karena ini skala rumah, lakukan bertahap saja, tidak perlu dipanen sekaligus.

Mereka akan berubah warna secara bertahap, maka pemanenan bisa dilakukan bertahap pula

Jadi tanam Tomat Cheery itu, begitu saja? #Iya, memang begitu, sederhana kan ?

Selamat menikmati hasil panen Tomat Cherry …

Happy farming.
To plant a tree is to believe in tomorrow.
Isn’t it amazing how a tiny plant can give you hope for a better future

Lulus adalah sebuah akibat

Alhamdulillah, setelah menunggu lebih dari sepekan, hari ini diumumkan kelulusan Diklat Pekerti Batch 13 Unpas.

Ini adalah cerita tentang Kelulusan, merupakan kelanjutan dari cerita Diklat Pekerti Batch 13 (bisa dilihat pada postingan sebelumnya di link https://wordpress.com/post/bugnie.home.blog/384 )

Lulus adalah akibat, maka lakukanlah penyebab-penyebab untuk lulus.

melalui langkah kecil ini, semoga membawa keberkahan

Saya akan bagi menjadi 3 bagian cerita,

Yang pertama, kenapa Unpas.

Tahun lalu, pengumuman tentang kampus penyelenggara PEKERTI dan AA dilakukan oleh Ditjen Dikti di bulan Juli 2021. Terdapat 57 kampus di Indonesia yang mayoritas adalah PTN masuk sebagai penyelenggara pelatihan yang diakui Kemendikbud. Dari ke 57 kampus tersebut, untuk wilayah Bandung, penyelenggaranya yaitu: Unpad, UPI dan Unpas.

Informasi awal didapat dari flyer Unpas yang diinformasikan oleh Pak Agus di grup Dosen pada tanggal 6 Des 2022 untuk Diklat Pekerti Batch 12, pelaksanaan di bulan yang sama yaitu Desember 2022. Maka keesokan hari, saya daftar dan melakukan proses pembayaran di tanggal 8 Des 2022, kemudian di arahkan untuk bergabung di grup WA untuk informasi lebih lanjut. Qodarullah kuota Batch 12 sudah full, sehingga saya masuk Batch berikutnya yaitu Batch 13, yang pelaksanaannya akan dilakukan mulai tanggal 11 Feb – 18 Feb 2023.
Maka saya menunggu 2 bulan sampai pada waktu pelaksanaannya.

Biaya untuk Diklat Pekerti ini Rp. 1.750.000

Karena proses pengambilan keputusannya cepat, sehingga saya tidak berpikir untuk mencari informasi lainnya di kampus lain. Awalnya sempat terlintas, lumayan juga ini biayanya, karena menggunakan biaya pribadi. Ternyata setelah selesai mengikuti Diklat, biaya yang dikeluarkan tidak ada apa-apanya untuk investasi guna memperoleh Ilmu dan Pengalaman yang luar biasa.

Kedua, Apa saja materi Diklat Pekerti itu.

Hari pertama pada kegiatan Bimtek, sudah diinformasikan teknis pelaksanaannya seperti apa, jadwal akan padat oleh materi dan tugas. Sudah mulai dag dig dug nih hati, apakah bisa lulus?
Terlebih, mengetahui jumlah peserta Batch 13 ini berjumlah 649 peserta, dari berbagai kampus di seluruh Indonesia, secara pendidikan dan pengalaman mereka lebih mumpuni, makin berasa kecil diri ini.
Berbekal tekad yang kuat untuk bisa mengikuti Diklat ini dengan baik, maka saya jalani semua prosesnya dengan sungguh-sungguh dan ikhlas.

Rangkaian Diklat dimulai dari 11 Feb 2023 Bimtek, dan pelaksanaan diklat tgl 13 – 18 Feb 2023, total Jam Pelatihan: 84 JP baik teori maupun praktik/penugasan, yang terdiri dari 48 JP Synchronous, 16 JP Asynchronous dan 20 JP Praktik. Seluruh kegiatan dilakukan secara daring, dan LMS (Learning Management System) telah tersedia dengan baik.

  1. Hari Pertama, Sabtu 11 Feb 2023: Pembukaan dan Bimtek
  2. Hari Kedua, Senin 13 Feb 2023: pukul 9.00 Pre-test, dilanjutkan 3 Materi (7 JP) sampai pukul 18.00, dilanjutkan pukul 19.00 Pembelajaran Mandiri (3 JP). Hari ini masih aman, masih beradaptasi dan belum ada tugas
  3. Hari Ketiga, Selasa 14 Feb 2023: pukul 7.00 – 18.00 full day 4 Materi (12 JP), dilanjutkan Pembelajaran mandiri 6 JP berdiskusi pada Forum Diskusi.
  4. Hari Keempat, Rabu 15 Feb 2023: pukul 7.00 – 12.00 2 Materi (6 JP), dilanjutkan Pembelajaran mandiri 2 JP berdiskusi pada Forum Diskusi, dan mulai mengerjakan 3 Tugas sesuai dengan materi hari ini sejumlah 6 JP.
  5. Hari Kelima, Kamis 16 Feb 2023: pukul 7.00 – 12.00 2 Materi (6 JP), dilanjutkan Pembelajaran mandiri 2 JP berdiskusi pada Forum Diskusi, dan mulai mengerjakan 2 Tugas sesuai dengan materi hari ini sejumlah 6 JP.
  6. Hari Keenam, Jumat 17 Feb 2023: pukul 6.30 – 15.30 3 Materi (9 JP), dilanjutkan Pembelajaran mandiri 3 JP berdiskusi pada Forum Diskusi, dan mulai mengerjakan 2 Tugas sesuai dengan materi hari ini sejumlah 8 JP.
  7. Hari Ketujuh, Sabtu 18 Feb 2023: pukul 6.30 – 14.00 Pelaksanaan Pembelajaran (Peer teaching) sejumlah 6JP, dilanjutkan pukul 15.00 – 18.00 Post Test dan Penutupan.

Kami belum benar-benar lega setelah penutupan Diklat ini, karena kami harus menunggu sampai pengumaman kelulusan dan sertifikatnya ada.
Akhirnya diumumkan hari ini pada tanggal 28 Februari 2023. Dari 649 peserta, peserta yang lulus berjumlah 626 orang.
Artinya ada yang tidak lulus? benar…

Ketiga, Tips

Karena kegiatan Diklat ini jadwalnya cukup padat, baiknya diikuti dengan serius dan sepenuh hati, agar hasilnya maksimal.
Alhamdulillah, ketika saya mengikuti Diklat ini, jadwal di kampus sedang libur sehingga konsentrasi tidak terpecah, hanya fokus untuk mengikuti Diklat saja.

Jaga Kesehatan, karena akan duduk berlama-lama menyimak materi yang diberikan oleh para Instruktur, dan butuh energi yang banyak untuk mengerjakan tugas hingga tuntas.

Peran keluarga sangat penting untuk memotivasi dan membantu kelancaran proses ini.

Kerjakan Tugas tepat pada waktunya, jangan di tunda sampai keesokan hari, karena tugas berikutnya sudah menanti. Kalau belum setor tugas, tim helpdesk akan selalu mengingatkan untuk segera menyetornya atau konsekuensinya adalah tidak lulus.

Aktif dalam sesi tanya jawab karena akan berpengaruh terhadap penilaian.

Walaupun saya tidak menjadi peserta terbaik, (saingannya banyak dan beraaat, hahaha), alhamdulillah bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.

Selain mendapat Ilmu dan Pengalaman yang sangat berharga, keuntungan lain yang di dapat adalah relasi dengan rekan sesama dosen di seluruh Indonesia, bisa berkomunikasi dan berkolaborasi demi kemajuan Pendidikan Indonesia.

Itu yang dapat saya ceritakan dari pengalaman mengikuti Diklat Pekerti Batch 13 di Unpas.
Mungkin beda kampus penyelenggara, akan berbeda pula ceritanya.

Semoga bermanfaat bagi rekan dosen lainnya yang akan mengikuti Diklat Pekerti, tetap semangat dan luruskan niat.

Lanjutan cerita sebelumnya nih, yaitu Kompos!

Ternyata cerita tentang Kompos belum di posting di sini, upss.
Baiklah, mari bercerita sejenak tentang bagaimana membuat Kompos.

Mengompos merupakan manajemen sampah organik yang terbaik. Banyak yang mengira mengompos itu sulit dan ribet. Sebetulnya, mengompos itu mudah dan hanya persoalan membiasakan diri.

Beberapa manfaat dari Kompos yang bisa didapatkan, antara lain:
1. Mengurangi jejak Karbon Dari Kendaraan Pengangkut Sampah
2. Bersyukur Dengan Proses Alami Alam
3. Menutrisi Tanah dan Makhluk Didalamnya
4. Meringankan Beban TPA
5. Menghasilkan Tanaman yang Baik dan Subur
6. Mengurangi Biaya Angkut Sampah
7. Mengurangi Efek Gas Rumah Kaca dan Perubahan Iklim
dan lain sebagainya.

Ada banyak alasan baik untuk kita mengelola sampah organik di rumah.

Yuk ngompos di rumah, minimal kita bertanggung jawab dengan sampah sendiri dari dapur.

Pada dasarnya, kompos adalah hasil penguraian segala sisa organik yang kita hasilkan. Ketika diuraikan dengan baik, kompos akan berfungsi menyuburkan tanah. Kalau tanahnya subur, tanaman pun tumbuh subur. Jadi, dengan melakukan kompos, supply bahan makanan kita akan terjaga.

Prinsipnya, komposter itu adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah organik agar tidak bertebaran kemana mana.

Dari sekian banyak cara membuat kompos, dan dari sekian banyak cara yang telah dicoba untuk membuat kompos, kali ini sedikit berbagi cerita membuat kompos dengan menggunakan Compost Bag easy grow, material uv resistance, berwarna Hijau tua. Saya pilih yang jumbo, muat 200 liter. Bagian atas memiliki resleting yang bisa di buka tutup, dan di bagian sisi bawah memiliki jendela untuk panen kompos nantinya.

Karena diniatkan untuk jangka panjang, jadi ukuran compost bag nya besar, dan tekniknya tidak menggunakan lubang pembuangan air lindi dan tidak diaduk. Sampah dimasukkan dicicil seadanya, juga sampah kadang di cacah, kadang tidak.

Bahan yg digunakan :
Compost bag, aktivator utk mempercepat proses pengomposan (misal EM4 atau bikin sendiri dari air cucian beras, bonggol pisang, poc, dll), dan sampah organik

Proses membuat kompos dengan menggunakan Compost Bag 200 liter

Apa saja yg boleh masuk dalam komposter?

  • bahan yg kaya akan nitrogen atau sampah hijau dan mudah busuk, seperti daun daun sayuran.
  • jenis intermediate, sampah yg lebih lama membusuk, seperti bonggol sayuran, bonggol pisang, kulit buah, ampas teh, daun daun yg di pruning, dll
  • jenis hi carbon atau sampah coklat, lambat membusuk, seperti ranting pohon, daun mangga, daun jambu, kertas bekas, dus, karton bekas telur, dll. Bisa juga ditambahkan tanah, tanah bekas media tanam, pupuk kandang.

Bagaimana cara memulai mengisi compost bag ?

  • bagian pertama, beri tanah sebagai lapisan terbawah sekitar 5 cm
  • lalu, bisa diisi dengan sampah hijau atau sampah dapur
  • setelah sampah hijau, kemudian tutup dengan sampah coklat, dengan porsi lebih banyak dari sampah hijau
  • siram oleh air aktivator
    Lakukan berulang sampai compost bag tersebut penuh.

Apa yg Tidak boleh masuk dalam komposter?

  • sampah hewani (daging dagingan, tulang dll) kecuali cangkang telur. Karena akan menimbulkan bau yg sangat menyengat dan mengundang serangga.
  • kotoran hewan karnivora (misal kotoran kucing)
  • plastik, kaleng, kain .. tidak bisa terurai.
  • bagian tanaman yg terinfeksi penyakit.

Tips mempercepat proses pengomposan: (tidak berlaku untuk cara pengomposan yg saya lakukan nih, karena cara saya mengisi nya dengan mencicil dan tanpa diaduk 🙂 )

  • sampah sekaligus dimasukkan dalam komposter, proses pembusukkan bisa berlangsung bersamaan.
  • semakin kecil sampah, semakin cepat terurai
  • usahakan tetap hangat
  • diaduk secara berkala agar oksigen masuk secara merata
  • komposisi sampah coklat harus lebih banyak dari sampah hijau. 70 : 30

Berapa lama kompos akan jadi dan siap untuk digunakan?

  • ini akan bervariasi, satu komposter akan berbeda dengan komposter lainnya, tergantung dari jumlahnya, bahan bahan yg dimasukkan, suhu, kelembaban, komposisi sampah hijau dan coklat.

Umumnya sih mulai dari 3 bulan sampai 1 tahun.
Panen kompos dapat dilakukan secara bertahap. Pada bagian bawah compost bag ini ada jendelanya yang bisa di buka tutup, jadi setelah beberapa bulan sampah organik ini terurai, maka komposnya bisa di panen.
Setelah di panen, angin anginkan dulu supaya proses pengomposan nya berhenti, setelah 1 pekan baru siap untuk digunakan.

Komposter ini tidak bau sampah/ tidak menyengat sama sekali. Disimpan di luar dibawah pohon mangga.

Setelah beberapa bulan compost bag pertama penuh, maka saya mulai membuat yang kedua, kali ini menggunakan compost bag yang lebih kecil dengan ukuran 80 liter.

Compost bag yang sudah penuh, dalam beberapa waktu kemudian akan menyusut, dan bisa isi kembali di atasnya.

Bagaimana, ada yang tertarik untuk mencoba ?
Semoga hal kecil yang dilakukan dengan sepenuh hati, dapat membawa kebaikan. Semoga teman teman termotivasi juga.

Agar Selamat di Akhir Zaman Penuh Fitnah

Catatan Kajianku – Buya Dr. Arrazy Hasyim M.A.

‘Sesungguhnya milik Allah lah ilmu mengenai Sa’ah (hari kiamat)’, secara harfiah Sa’ah artinya waktu.

Nabi saw tidak mengetahui alam ghaib, kecuali diberi tahu oleh Allah swt dan Nabi saw menurunkan ilmu akhir zaman. Ilmu yang diturunkan bukan mengenai kapan, tapi mengenai tanda-tandanya.

“Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah barat. Maka, apabila matahari terbit dari sebelah barat, lalu manusiapun akan beriman seluruhnya. Akan tetapi, kelakukan yang demikian itu di saat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum pernah beriman sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu,” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).

Ilmu Akhir zaman dibagi menjadi 2:
1. Pergerakan menyambut akhir zaman
2. Kekhalifahan di akhir zaman

Manhaj adalah metodologi / jalan yang jelas dan terang.

Nabi saw mengatakan, di akhir zaman nanti yang akan menjadi khalifah adalah orang yang “Ismu”, yang Namanya berkesesuaian dengan namaku.

Nama dalam Bahasa Arab berbeda dengan nama dalam Bahasa Indonesia, nama dalam Bahasa Indonesia artinya Nama Jasad, dan yang dimaksud Nabi saw yang berkesesuaian dengan namaku artinya tanda-tanda dan ketinggian ilmu atau derajatnya.

Sehingga tanda pada nabi saw akan terjadi pada Imam Al Mahdi.

Ketinggian ilmu atau derajat pada Nabi saw akan diberikan pada Imam Al Mahdi.
Ilmu  dalam Qolbu Nabi saw banyak yang diajarkan oleh Allah swt, antara lain:
1. Ilmu masa depan
2. Ilmu masa lalu

Al Mahdi artinya yang diberi petunjuk

  • Imam Al Mahdi akan mengalami hal yang sama seperti Nabi saw dan akan disembunyikan ke’wali’an nya oleh Allah sampai nanti pada waktunya.
    Imam Al Mahdi di balut sisi kemanusiaam untuk tidak diketahui oleh orang lain. Jadi Al Mahdi sama seperti kita, manusia biasa dan diberi ilham oleh Allah swt.
  • Al Mahdi menerima petunjuk dalam qolbunya setiap saat.
    Mimpinya adalah peng’kabar’an
    Jaganya adalah pe’makrifat’an

Dalam hadist :

“Dan Nabi saw. tertidur kedua matanya, namun hatinya tidaklah tidur. Seperti itu pulalah keadaan para nabi. Mata mereka tertidur namun tetap terjaga kalbu-kalbu mereka” [HR. al-Bukhari].

Nabi saw matanya tidur, namun qolbunya tidak tidur. Nabi saw masuk ke alam qolbu, alam yang lain, diperjalankan oleh Allah, baik ke masa depan atau masa lalu.

  • Al Mahdi itu serupa, sudah diberi ilham oleh Allah swt, apa yang akan terjadi dan masa lalu yang telah terjadi.
  • Al Mahdi bergerak dengan hidayah Allah swt, dengan tanpa grasa grusu, tanpa pengrusakan apapun, tanpa pemberontakan, pergerakannya sabar dan banyak mengalah.
    Sampai saat datangnya nanti, seijin Allah, maka Imam Al Mahdi akan muncul

Dajjal = Raja Dusta
Nama kecilnya adalah Musa, nisbatnya Samiri.

Dajjal =>Musa bin Sam’un / Dajjal bin Azazil. (Secara nutfah, sperma suaminya namun secara spirit, itu adalah spirit Azazil, jadilah anak iblis paling sakti di dunia. Maka Iblis punya anak separuh manusia, yaitu Dajjal)

Skenario Allah swt, pengulangan dari zaman dulu ketika Azazil diselamatkan oleh Malaikat Jibril dan di ajarkan oleh Malaikat Jibril. Maka Samiri/Dajjal pun diselamatkan oleh Malaikat Jibril dan dididik oleh Malaikat Jibril. Tidak heran kalau Samiri/Dajjal menjadi sakti, maka dia adalah rajanya semua tukang sihir.

Samiri/Dajjal bisa nyamar menyerupai siapapun! Satu-satunya yang ditakuti Dajjal adalah Nabi Isa.

Azazil itu diijinkan oleh Allah swt agar tubuhnya kekal.
Maka Samiri pun panjang umur dan Allah swt takdirkan akan mati dibunuh oleh Nabi Isa.

Pada zaman Nabi Isa, Samiri ini menyamar menjadi pengikut Nabi Isa dan membuat konspirasi/penyaliban. Kenapa? karena Samiri sudah diberi tahu oleh Jibril, nanti nasibmu berakhir di tanngan Isa, maka dia ingin merubah takdirnya dengan melakukan konspirasi penyaliban. Namun Allah Maha pembuat skenario. Kemudian Nabi Isa diangkat ke langit.
Maka yang dikhawatirkan adalah suatu saat Samiri pun bisa menyamar menjadi Imam Al Mahdi pula.

Karena syariat Nabi Isa belum selesai, belum sempurna, maka di akhir zaman Nabi Isa akan turun dan disempurnakan oleh syariat Nabi saw, dan memiliki tugas khusus untuk membunuh Dajjal dengan pedang khusus (rahasia Allah seperti apa pedang khusus tersebut)

Fitnah Dajjal sendiri disebut Rasulullah SAW sebagai fitnah terbesar yang ada sejak Nabi Adam as diciptakan.

مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

Artinya: “Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal.” (HR Muslim).

Maka di setiap akhir sholat, kita selalu berdoa

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal” (HR Muslim).

Semoga dengan memahami dan mengamalkan bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal dan sepuluh ayat pertama surah Al Kahfi dapat menolong dan menghindarkan diri kita dari kelompok pengikut Dajjal tersebut.

Semoga dengan pengetahuan di atas, bisa menyadarkan kita, menyadarkan saya bahwa ini adalah awal, ke depan akan lebih berat, semakin berat. Maka utamakan mempelajari Ilmu Qalbu, Ilmu Ruhani agar Allah ringankan beban-beban kita.

Aamiin yaa rabbal’alamin.

Strawberry

Salah satu dari sekian banyak tanaman buah ter’favorit’ adalah Strawberry.
Mereka tuh baiikkk banget, tahan banting ketika lupa tidak disiram, tidak disapa, tidak dirawat, mereka tetap bertahan dan ketika dirawat sepenuh hati, mereka berbakti luar biasa, rajin berbuah.

Strawberry adalah tanaman subtropis dari jenis Fragaria, yang tumbuh baik pada daerah dataran tinggi antara 1000-1500 mdpl dan perlu sinar matahari cukup banyak, namun perlu kelembaban tinggi.

Walaupun tempat tinggal saya hanya sekitar 650 mdpl, tidak menghalangi saya untuk menanam strawberry dan kenyataannya mereka tetap tumbuh dengan baik.

Tanaman strawberry mudah untuk tumbuh dan tidak rewel untuk perawatannya. Rutin semprot pestisida nabati dibawah daun untuk mengendalikan hama.

Saran agar tanaman strawberry cepat berbuah, diantaranya:

  1. Penyiraman, tanaman ini sensitif dengan ketersediaan air
  2. Pemupukan, lakukan secara rutin
  3. Pemangkasan sulur sulur, supaya tanaman fokus untuk pembentukan bunga dan buah
  4. Buang daun tua dan rusak

Berikan pupuk organik, berupa:

Pilih satu atau bisa diaplikasikan bergantian.

Cangkang Telur dan Kulit pisang yg sudah halus bisa awet disimpan. Aplikaskan pada media tanam pada masa pembuahan. Ditabur lalu siram supaya bisa terserap.

Ketika musim hujan, buah strawberry cenderung tidak manis. Nutrisi dalam media tanam ikut tergerus air hujan, apalagi hanya di polybag. Maka salah satu cara mempertahankan kebutuhan nutrisi pada tanaman adalah pemberian POC (pupuk organik cair) ditingkatkan.

Ah pupuk organik bribet, lama bikinnya.
“Sebetulnya tidak bribet, asal mau dan telaten. Juga saya hanya melakukan tanggung jawab terhadap sampah yg dihasilkan di rumah sendiri”

Pakai pupuk kimia saja, praktis.
“Saya mau organik supaya tidak meninggalkan residu yg dapat membahayakan kesehatan. Pilihan kembali pada masing masing”

Seperti biasa, karena ini skala rumahan dan di tanam di lahan terbatas, tentu hasil panennya juga hanya dapat dihitung jari 🤭
Biasanya yang tidak suka berkebun atau bercocok tanam pun, tetap suka kalau jadwal panen yaa.

Berawal hanya beli 1 bibit, strawberry ukuran biasa, bukan yang jumbo. Kemudian beranak pinak, setelah beberapa tanaman dibagikan, dan beberapa di sortir, saat ini sudah 25 polybag. Bisa jadi nanti bertambah ataupun berkurang, tergantung situasi dan kondisi, malas atau tidaknya, haha.

Salah satu hal terpenting dari kegiatan berkebun ini adalah menjaga Konsistensi. Duh, satu kata ini mudah diucapkan, namun tidak mudah dilakukan. Konsisten lahir dari karakter yang bertanggung jawab dan mau dibentuk dan diproses.
Konsisten takkan mengkhianati niat dan kerja keras hingga membuahkan keberhasilan.

Semoga kita semua tetap Konsisten dalam melakukan hal-hal positif, tidak mudah kecewa pada diri sendiri, apa pun hasil yang diperoleh.

Jalan jalan ke Gunung di area Bandung

Sebelum cerita jalan-jalan ke Laut, Yuk jalan-jalan ke gunung dulu, beberapanya saja yang ada di sekitar Bandung, relatif dekat dari rumah.

Gunung atau Laut sama indahnya ..

Dan kepunyaan-Nya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan (Qs 55:24-25)

Kalau ditanya, lebih suka gunung atau laut ?
Saya lebih suka gunung.

Yang pertama, Ciwidey
Ciwidey adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, letaknya di sebelah Kota Bandung, berada di ketinggian 1.200 mdpl. Memiliki sejumlah objek wisata. Tempat wisata di Ciwidey cukup beragam dan hits, beberapa diantaranya adalah Kawah Putih, Bukit Jamur, Kawah Rengganis, Situ patenggang, Ranca Upas, Pemandian Air Panas Ciwalini, Perkebunan Teh Rancabali, dan masih banyak yang lainnya.
Selain menyuguhkan udara yang sejuk, pemandangan alam yang tersaji juga masih asri dan indah. Tak heran banyak orang-orang di perkotaan mengincar wisata di Ciwidey.
Akhir pekan atau hari libur, macet dong jalan menuju Ciwidey.
Jadi biasanya, saya ke Ciwidey di hari biasa dan pagi sekali, supaya tidak terjebak kemacetan.

Dari sekian tempat yang telah dikunjungi, ini salah satunya di Ranca Upas

Kedua, Curug Malela Gunung Halu
Kabupaten Bandung Barat memiliki ragam tempat wisata alam yang layak dikunjungi. Gunung Halu berada di ketinggian 931 mdpl. Salah satu tempat wisata alam yang populer di sana adalah Curug Malela.

Curug Malela merupakan salah satu program unggulan destinasi wisata yang didanai oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Salah satu air terjun terbesar di Jawa Barat. Infrastruktur akses dan ruang istirahat untuk pengunjung sudah diperbaiki agar nyaman dan tidak berpotensi mengotori lingkungan. Lokasi Curug Malela berada di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Untuk menuju curug, setelah memarkirkan kendaraan, bisa dilakukan dengan dua cara yaitu jalan kaki, atau menggunakan ojeg.
Kalau mau berjalan kaki, tinggal menyusuri jalan yang telah disediakan, kondisi jalan menurun dengan jalur trekking kebanyakan berupa tanah dan akan licin jika basah, maka berhati-hatilah.
Ojeg yang tersedia sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mampu melaju di jalan tanah dan berlumpur. Kalau motor biasa jangan harap bisa menempuh jalur ini yaa.
Siapkan jiwa dan raga untuk turun ke Curug Malela dan naik lagi setelahnya, Cape mbasis, masbrow, hahaha.

Ini pemandangan di pit stop ke tiga dari atas, dan kita akan menuju ke bawah ituuu

Udah nyampe bawah seneng, trus ga lama kemudian, kebayang perjuangan naik nya lagi, hahaha

Ketiga, Venue Gantole
Bukit Gantole Cililin atau yang dikenal juga dengan sebutan Venue Gantole. Merupakan sebuah kawasan wisata di Bandung Barat yang awalnya dibuka untuk tujuan terselenggaranya Porda Jabar 2010. Dan juga Pekan Olahraga Nasional 2016 Cabang olahraga Paralayang. Kawasan wisata ini menjadi buah bibir setelah menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2016.

Olahraga paralayang sendiri merupakan jenis olahraga yang dilakukan diatas lereng bukit atau gunung dengan hanya memanfaatkan angin sebagai sumber utama. Oleh karenanya lokasi Bukit Gantole Cililin berada diketinggian 1063 Mdpl dengan hempasan angin yang kencang sangat pas untuk olahraga ini.

Rute berangkat dari jalan Cililin Cihampelas, masuk dari jalan singajaya, dua kilometer sudah sampai di Venue Gantole. Jalan kecil , mulus dan jaraknya pendek, tapiii nanjaaaakkk ☺️ Pake acara jalan kaki dong sambil lirik kanan kiri liat pemandangan. Rute pulang tidak balik kanan, tapi melanjutkan jalan searah, jalan sama kecilnya, jarak lebih jauhh, sama naik turun, dan keluar dari jalan Cipatik Soreang.
Walaupun rute yang berbeda, pemandangan keduanya tetap luar biasa.

pemandangan yang menakjubkan

Keempat, Pangalengan
Sama seperti Ciwidey, Ada berbagai daerah di Bandung yang memiliki tempat wisata yang apik di Pangalengan dengan ketinggial 1600 mdpl. Wisata alam yang disajikan Pangalengan tak main-main indahnya. Panorama yang disajikan mampu memikat perhatian siapapun yang datang. Beberapa tempat wisata diantaranya: Datar Pinus Camp, Hutan Pinus Rahong, Sunrise Point Cukul Pangalengan, Situ Cileunca, Wayang Windu Panenjoan, dan masih banyak yang lainnya.

Beperjalanan kami untuk kesekian kalinya ke Pangalengan, kali ini tujuannya memandang sunrise di puncak giri, cukul, Pangalengan.
Dari rumah masih dini hari, dan sholat subuh sudah di Puncak giri, Cukul.
Rute berkelok di pagi gelap, terbayar sudah dengan pemandangan panorama alam yg ada.

pemandangan lainnya yang menakjubkan juga

Segini aja dulu ya, masih banyak gunung lainnya yang telah kudaki karena saya sebanarnya adalah seorang ninja hatori, hahaha…


Lain kali kita bercerita tentang kenangan indah lainnya.

Diklat Pekerti Batch 13 – UNPAS

Setelah 6 tahun terhitung dari SK Pengangkatan sebagai Dosen Tetap, menjalani peran sebagai tenaga pendidik yang belum full, masih banyak cuti panjang karena berbenturan dengan pekerjaan lainnya. Akhirnya dengan Bismillah dan berdamai dengan diri sendiri, diputuskan untuk melakukan aktualisasi diri pada perguruan tinggi, maka awal ajaran baru 2022-2023, mulai aktif kembali di kampus.

Banyak hal berubah, dunia bergerak begitu cepat dan saya perlu banyak adaptasi juga.
Tantangan pendidikan di era global dan disruptif akan semakin kompleks. Tantangan tersebut tidak lagi berupa persaingan pengetahuan tetapi merupakan kompetisi kreativitas, imajinasi, inovasi belajar dan pemikiran yang bebas. Situasi ke depan juga akan dihadapkan pada kondisi volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas, sehingga menuntut SDM Perguruan Tinggi untuk mempunyai wawasan antar-, multidan lintas-disiplin, di samping wawasan kerja yang akan dihadapi oleh peserta didiknya/mahasiswa.


Sertifikat kompetensi merupakan pengakuan bahwa dosen dan tenaga pendidik mempunyai keterampilan dan kemampuan yang mumpuni dan sesuai standar kerja yang ditetapkan. Sertifikat kompetensi yang dimiliki oleh dosen dan tenaga pendidik menunjukkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasai. Sertifikat kompetensi dapat memastikan bahwa pemegang setifikat terjamin kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya

Salah satu langkah untuk meningkatkan Kompetensi ini, maka saya putuskan untuk mengikuti DIKLAT Pekerti.

Pekerti merupakan sebuah program pelatihan dari pemerintah melalui Kemdikbud yang ditujukan untuk dosen di Indonesia. 
Pekerti (Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional), yaitu program pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen secara profesional dalam menjalankan jabatan fungsional, terutama dalam peningkatan keterampilan pedagogis dan pengajaran.
Harapannya, dosen yang mengikuti Pekerti bisa menjadi dosen profesional saat menjalankan tugasnya. Sesuai dengan hak dan kewajiban di dalam jabatan fungsional maupun melaksanakan aktivitas tri dharma

Pedagogik atau pedagogi menurut sumber dari Wikipedia adalah ilmu atau seni dalam menjadi seorang guru yang merujuk pada strategi pembelajaran atau gaya pembelajaran. Secara etimologi kata pedagogi berasal dari Bahasa Yunani kuno yang berarti membimbing anak.

Sebagai salah satu persyaratan kompetensi seorang pengajar kemampuan pedagogik memiliki beberapa aspek penilaian. Ada tujuh aspek yang telah dirumuskan mewakili nilai-nilai kemampuan pedagogik.

  1. Menguasai Karakteristik Peserta Didik
  2. Menguasai Teori Belajar dan Prinsip Pembelajaran yang Mendidik
  3. Pengembangan Kurikulum
  4. Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
  5. Pengembangan Potensi Peserta Didik
  6. Komunikasi dengan Peserta Didik
  7. Penilaian dan Evaluasi

Sebagai orang yang berlatar belakang Praktisi, terbiasa berpikir praktis dan sama sekali tidak memiliki pengetahuan pedagogi, tentu mengikuti Diklat Pekerti ini tidaklah mudah.

Alhamdulillah, saya tergabung sebagai salah satu dari 649 peserta Diklat Pekerti Batch 13 yang di adakan oleh UNPAS, sebagai salah satu Universitas dari 57 yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi  sebagai penyelenggara.

Rangkaian Diklat dimulai dari 11 Feb 2023 Bimtek, dan pelaksanaan diklat tgl 13 – 18 Feb 2023, total Jam Pelatihan : 84 JP baik teori maupun praktik/penugasan, yang terdiri dari 48 JP Synchronous, 16 JP Asynchronous dan 20 JP Praktik.

Seluruh kegiatan dilakukan secara daring, dan Unpas sebagai penyelenggara telah secara professional mengelola kegiatannya, dengan seluruh Instruktur, Fasilitator dan Helpdesk yang telah optimal melakukan upaya terbaik, sehingga seluruh peserta mendapatkan ilmu dan pengalaman yang luar biasa.

Harapannya, seluruh peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan yang diharapkan dan menerapkannya di perguruan tinggi masing masing.

  1. Kemampuan Merancang Pembelajaran (Kemampuan tentang proses pengembangan mata kuliah dalam kurikulum, pengembangan bahan ajar, serta perancangan strategi pembelajaran)
  2. Kemampuan Melaksanakan Proses Pembelajaran (Kemampuan mengenal mahasiswa (karakteristik awal dan latar belakang mahasiswa), ragam teknik dan metode pembelajaran, ragam media dan sumber belajar, serta pengelolaan proses pembelajaran)
  3. Kemampuan Menilai Proses dan Hasil Pembelajaran (Kemampuan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap proses dan hasil belajar dengan menggunakan alat dan proses penilaian yang sahih dan terpercaya, didasarkan pada prinsip, strategi, dan prosedur penilaian yang benar, serta mengacu pada tujuan pembelajaran.)
  4. Kemampuan Memanfaatkan Hasil Penelitian untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran (Kemampuan melakukan penelitian pembelajaran serta penelitian bidang ilmu, mengintegrasikan temuan hasil penelitian untuk peningkatan kualitas pembelajaran dari sisi pengelolaan pembelajaran maupun pembelajaran bidang ilmu)

Doakan saya semoga tetap Istiqomah dalam berproses ini, dan semoga pengalaman ini bisa bermanfaat bagi yang lain..

Design a site like this with WordPress.com
Get started