Strawberry

Salah satu dari sekian banyak tanaman buah ter’favorit’ adalah Strawberry.
Mereka tuh baiikkk banget, tahan banting ketika lupa tidak disiram, tidak disapa, tidak dirawat, mereka tetap bertahan dan ketika dirawat sepenuh hati, mereka berbakti luar biasa, rajin berbuah.

Strawberry adalah tanaman subtropis dari jenis Fragaria, yang tumbuh baik pada daerah dataran tinggi antara 1000-1500 mdpl dan perlu sinar matahari cukup banyak, namun perlu kelembaban tinggi.

Walaupun tempat tinggal saya hanya sekitar 650 mdpl, tidak menghalangi saya untuk menanam strawberry dan kenyataannya mereka tetap tumbuh dengan baik.

Tanaman strawberry mudah untuk tumbuh dan tidak rewel untuk perawatannya. Rutin semprot pestisida nabati dibawah daun untuk mengendalikan hama.

Saran agar tanaman strawberry cepat berbuah, diantaranya:

  1. Penyiraman, tanaman ini sensitif dengan ketersediaan air
  2. Pemupukan, lakukan secara rutin
  3. Pemangkasan sulur sulur, supaya tanaman fokus untuk pembentukan bunga dan buah
  4. Buang daun tua dan rusak

Berikan pupuk organik, berupa:

Pilih satu atau bisa diaplikasikan bergantian.

Cangkang Telur dan Kulit pisang yg sudah halus bisa awet disimpan. Aplikaskan pada media tanam pada masa pembuahan. Ditabur lalu siram supaya bisa terserap.

Ketika musim hujan, buah strawberry cenderung tidak manis. Nutrisi dalam media tanam ikut tergerus air hujan, apalagi hanya di polybag. Maka salah satu cara mempertahankan kebutuhan nutrisi pada tanaman adalah pemberian POC (pupuk organik cair) ditingkatkan.

Ah pupuk organik bribet, lama bikinnya.
“Sebetulnya tidak bribet, asal mau dan telaten. Juga saya hanya melakukan tanggung jawab terhadap sampah yg dihasilkan di rumah sendiri”

Pakai pupuk kimia saja, praktis.
“Saya mau organik supaya tidak meninggalkan residu yg dapat membahayakan kesehatan. Pilihan kembali pada masing masing”

Seperti biasa, karena ini skala rumahan dan di tanam di lahan terbatas, tentu hasil panennya juga hanya dapat dihitung jari 🤭
Biasanya yang tidak suka berkebun atau bercocok tanam pun, tetap suka kalau jadwal panen yaa.

Berawal hanya beli 1 bibit, strawberry ukuran biasa, bukan yang jumbo. Kemudian beranak pinak, setelah beberapa tanaman dibagikan, dan beberapa di sortir, saat ini sudah 25 polybag. Bisa jadi nanti bertambah ataupun berkurang, tergantung situasi dan kondisi, malas atau tidaknya, haha.

Salah satu hal terpenting dari kegiatan berkebun ini adalah menjaga Konsistensi. Duh, satu kata ini mudah diucapkan, namun tidak mudah dilakukan. Konsisten lahir dari karakter yang bertanggung jawab dan mau dibentuk dan diproses.
Konsisten takkan mengkhianati niat dan kerja keras hingga membuahkan keberhasilan.

Semoga kita semua tetap Konsisten dalam melakukan hal-hal positif, tidak mudah kecewa pada diri sendiri, apa pun hasil yang diperoleh.

Design a site like this with WordPress.com
Get started